Ponorogo, 23 September 2026 — Rabu, 23 September 2026 menjadi momentum penting dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur’an di MI Ma’arif Ngrupit. Pada hari tersebut, UMMI Daerah Madiun Raya bersama MI Ma’arif Ngrupit melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Tahsin Metode UMMI yang bertempat di MI Ma’arif Ngrupit.
Kegiatan monitoring dan evaluasi ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memastikan pelaksanaan Program Tahsin Metode UMMI di MI Ma’arif Ngrupit berjalan secara optimal, terarah, dan sesuai dengan standar pembelajaran Al-Qur’an menggunakan Metode UMMI.
Dalam kegiatan tersebut, UMMI Daerah Madiun Raya menugaskan Bapak Alfin Nuraini, M.Pd. untuk melaksanakan monitoring dan evaluasi secara langsung di MI Ma’arif Ngrupit. Kehadiran beliau menjadi bagian penting dalam memberikan pendampingan, evaluasi, sekaligus penguatan terhadap pelaksanaan program tahsin yang telah berjalan di lingkungan madrasah.
Kegiatan ini juga dibersamai oleh Kepala MI Ma’arif Ngrupit, Ibu Elis Sri Winaroh, S.Pd., serta Koordinator Program Tahsin Metode UMMI MI Ma’arif Ngrupit, Ibu Nurlaili Mahmudah, S.Pd.I. Selain itu, kegiatan diikuti oleh 7 guru Tahsin Metode UMMI MI Ma’arif Ngrupit yang selama ini menjadi garda terdepan dalam mendampingi peserta didik belajar membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.
Monitoring dan evaluasi tidak hanya menjadi kegiatan untuk melihat sejauh mana program telah dilaksanakan, tetapi juga menjadi sarana refleksi dan pengembangan bagi para guru Tahsin. Melalui kegiatan ini, berbagai aspek pelaksanaan pembelajaran dapat ditinjau kembali, mulai dari proses pembelajaran, penerapan metode, kemampuan guru dalam menyampaikan materi, hingga upaya meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an peserta didik.
Bagi MI Ma’arif Ngrupit, Program Tahsin Metode UMMI merupakan salah satu bagian penting dalam membangun budaya cinta Al-Qur’an di lingkungan madrasah. Pembelajaran Al-Qur’an tidak hanya diarahkan agar peserta didik mampu membaca dengan lancar, tetapi juga memiliki bacaan yang baik, benar, tartil, dan sesuai dengan kaidah yang dipelajari.
Dengan adanya monitoring dan evaluasi dari UMMI Daerah Madiun Raya, madrasah mendapatkan kesempatan untuk memperoleh masukan dan penguatan secara langsung sehingga pelaksanaan program dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala MI Ma’arif Ngrupit, Ibu Elis Sri Winaroh, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada UMMI Daerah Madiun Raya yang telah memberikan perhatian, pendampingan, serta evaluasi terhadap pelaksanaan Program Tahsin Metode UMMI di MI Ma’arif Ngrupit.
Beliau menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas program sekaligus memberikan motivasi kepada para guru untuk terus meningkatkan kompetensinya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada UMMI Daerah Madiun Raya yang telah memberikan kesempatan kepada MI Ma’arif Ngrupit untuk mendapatkan monitoring dan evaluasi secara langsung. Bagi kami, kegiatan ini bukan sekadar evaluasi, tetapi juga menjadi sarana untuk belajar, memperbaiki, dan meningkatkan kualitas Program Tahsin Metode UMMI di madrasah.”
Ibu Elis juga berharap agar para guru Tahsin terus memiliki semangat dalam mendampingi peserta didik belajar Al-Qur’an.
“Kami berharap tujuh guru Tahsin MI Ma’arif Ngrupit senantiasa meningkatkan kompetensi, kedisiplinan, dan kualitas pembelajaran. Semoga ikhtiar bersama ini dapat melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga dekat dengan Al-Qur’an, mencintai Al-Qur’an, serta mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.”
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa madrasah akan terus memberikan dukungan terhadap program-program yang berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan Al-Qur’an sebagai bagian dari pembentukan karakter dan akhlak peserta didik.
Sementara itu, Bapak Alfin Nuraini, M.Pd., selaku petugas yang ditugaskan oleh UMMI Daerah Madiun Raya untuk melaksanakan monitoring dan evaluasi, menyampaikan harapan agar pelaksanaan Program Tahsin Metode UMMI di MI Ma’arif Ngrupit dapat terus berkembang dan semakin konsisten.
Beliau berharap hasil monitoring dan evaluasi dapat menjadi bahan refleksi bersama bagi madrasah, khususnya para guru Tahsin, untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran Al-Qur’an.
“Harapannya, kegiatan monitoring dan evaluasi ini dapat menjadi sarana untuk bersama-sama melihat perkembangan program Tahsin Metode UMMI di MI Ma’arif Ngrupit. Apa yang sudah baik dapat dipertahankan dan ditingkatkan, sementara hal-hal yang masih perlu diperbaiki dapat menjadi bahan evaluasi bersama.”
Bapak Alfin juga berharap agar para guru Tahsin terus menjaga semangat, konsistensi, dan komitmen dalam mengajarkan Al-Qur’an kepada peserta didik.
“Yang paling penting adalah konsistensi dalam proses. Semoga para guru Tahsin terus bersemangat meningkatkan kompetensinya sehingga pembelajaran Al-Qur’an di madrasah semakin berkualitas dan memberikan dampak positif bagi kemampuan membaca Al-Qur’an peserta didik.”
Keberadaan 7 guru Tahsin Metode UMMI di MI Ma’arif Ngrupit menjadi salah satu kekuatan penting dalam pelaksanaan program ini. Para guru memiliki peran strategis dalam membimbing peserta didik secara bertahap sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Melalui pendampingan yang terarah dan berkesinambungan, peserta didik diharapkan semakin percaya diri dalam membaca Al-Qur’an serta memiliki kebiasaan membaca Al-Qur’an secara baik dan benar.
Koordinator Program Tahsin Metode UMMI MI Ma’arif Ngrupit, Ibu Nurlaili Mahmudah, S.Pd.I., juga memiliki peran penting dalam mengoordinasikan pelaksanaan program, mendampingi para guru Tahsin, serta memastikan kegiatan pembelajaran dapat berjalan secara terstruktur.
Kegiatan monitoring dan evaluasi ini menjadi bagian dari komitmen MI Ma’arif Ngrupit dalam menghadirkan pembelajaran yang berkualitas sekaligus menanamkan kecintaan peserta didik terhadap Al-Qur’an.
Semangat tersebut sejalan dengan upaya madrasah dalam mengembangkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, akhlak, dan kecintaan terhadap nilai-nilai keislaman.
Melalui sinergi antara MI Ma’arif Ngrupit, UMMI Daerah Madiun Raya, Kepala Madrasah, Koordinator Program, serta para guru Tahsin, diharapkan Program Tahsin Metode UMMI dapat terus berkembang menjadi program unggulan dalam pembelajaran Al-Qur’an di madrasah.
Monitoring dan evaluasi hari ini bukanlah akhir dari sebuah proses, melainkan menjadi langkah untuk melakukan perbaikan dan penguatan secara berkelanjutan.
Dari MI Ma’arif Ngrupit, untuk generasi yang cinta Al-Qur’an, berakhlakul karimah, dan siap menjadi generasi unggul masa depan.
Tim Media MI Ma’arif Ngrupit