Penuh Haru dan Inspirasi! MI Ma’arif Ngrupit Lepas Mahasiswa Magang 2 Kelompok 78 UIN Ponorogo Setelah 40 Hari Pengabdian

Ngrupit, 13 Oktober 2026 – MI Ma’arif Ngrupit menyelenggarakan kegiatan Penutupan Magang 2 Kelompok 78 Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo pada Selasa, 13 Oktober 2026, pukul 08.00 WIB. Kegiatan yang bertempat di Ruang Kelas 6B MI Ma’arif Ngrupit ini berlangsung dengan khidmat, penuh kehangatan, dan sarat makna sebagai penanda berakhirnya perjalanan pengabdian mahasiswa selama 40 hari di lingkungan madrasah.

Acara penutupan ini menjadi momen istimewa untuk mengenang kebersamaan, pengalaman, serta berbagai kontribusi mahasiswa Magang 2 dalam mendukung kegiatan pembelajaran dan aktivitas madrasah. Selain menjadi ajang perpisahan, kegiatan ini juga menjadi refleksi atas proses belajar secara langsung di lingkungan pendidikan, khususnya dalam mempersiapkan diri menjadi calon pendidik yang profesional, berkarakter, dan berdedikasi.

Kegiatan dibuka oleh pembawa acara (MC) dari mahasiswa Magang 2 Kelompok 78 yaitu Saudari Susi Anggraini. Suasana khidmat semakin terasa dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilantunkan oleh ananda ALTHAF YASA NABIL HAUZAN, murid kelas 4B MI Ma’arif Ngrupit.

Acara kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars Syubbanul Wathon, dan Mars MI Ma’arif Ngrupit yang bertugas menjadi dirigen adalah Saudari Adinda Latifatul Ulya. Rangkaian ini menjadi wujud penanaman semangat nasionalisme, kecintaan terhadap Nahdlatul Ulama, serta kebanggaan terhadap lembaga pendidikan tempat berlangsungnya kegiatan magang.

Memasuki acara inti, sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Kelompok 78 Magang 2, Ekti Mukhlisatun Nisak. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada keluarga besar MI Ma’arif Ngrupit yang telah menerima, membimbing, dan memberikan kesempatan kepada seluruh mahasiswa untuk belajar serta memperoleh pengalaman secara langsung selama menjalani program magang.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan Magang 2 terdapat perkataan, sikap, maupun tindakan yang kurang berkenan. Ucapan terima kasih tersebut menjadi bentuk penghargaan atas dukungan dan pendampingan yang telah diberikan oleh kepala madrasah, para guru, tenaga kependidikan, serta seluruh warga madrasah.

Sambutan kedua disampaikan oleh Dosen Pembimbing Magang 2, Ibu Rahmi Faradisya Ekapti, M.Pd. Dalam penyampaiannya, beliau mengucapkan terima kasih kepada MI Ma’arif Ngrupit atas penerimaan, pendampingan, dan kesempatan yang telah diberikan kepada mahasiswa selama 40 hari pelaksanaan magang. Beliau juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses kegiatan terdapat kekurangan maupun hal-hal yang kurang berkenan.

Beliau berpesan agar pengalaman Magang 2 tidak hanya dipandang sebagai kewajiban akademik atau sekadar pemenuhan tugas setelah mengikuti Magang 1 dan Magang 2. Lebih dari itu, pengalaman tersebut hendaknya menjadi bekal jangka panjang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh dan menerapkannya secara nyata di tengah masyarakat, khususnya ketika kelak menjalani profesi sebagai pendidik.

Menurut beliau, proses magang merupakan kesempatan berharga untuk mengenal realitas dunia pendidikan, melatih tanggung jawab, mengembangkan kompetensi, serta membangun karakter sebagai calon guru yang siap menghadapi tantangan di masa depan.

Pada kesempatan tersebut, beliau juga menyampaikan doa dan harapan agar MI Ma’arif Ngrupit semakin maju dan jaya, serta seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menjalankan pengabdian di dunia pendidikan.

Sambutan ketiga sekaligus menjadi momen penting dalam kegiatan penutupan disampaikan oleh Kepala MI Ma’arif Ngrupit, Ibu Elis Sri Winaroh, S.Pd.

Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas semangat serta dedikasi mahasiswa Magang 2 Kelompok 78 selama menjalankan kegiatan di MI Ma’arif Ngrupit selama 40 hari. Kehadiran para mahasiswa telah menjadi bagian dari dinamika kehidupan madrasah, sekaligus memberikan pengalaman dan warna tersendiri bagi warga sekolah.

Beliau juga berpesan agar seluruh mahasiswa senantiasa menanamkan keikhlasan di dalam hati ketika kelak menjadi tenaga pendidik yang profesional. Menurut beliau, menjadi seorang guru bukan hanya tentang menyampaikan materi pelajaran, melainkan juga tentang mendidik dengan ketulusan, memberikan teladan yang baik, serta menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.

Keikhlasan menjadi salah satu bekal penting dalam menghadapi berbagai tantangan dunia pendidikan. Dengan niat yang tulus, kesabaran, dan semangat untuk terus belajar, seorang pendidik diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan peserta didik dan kemajuan masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Ibu Elis juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh mahasiswa dan Dosen Pembimbing Magang 2 UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo apabila selama proses magang terdapat kesalahan, kekurangan, maupun kekhilafan dari pihak madrasah.

Di akhir sambutannya, beliau secara resmi menutup kegiatan Magang 2 Kelompok 78 UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo Tahun 2026 di MI Ma’arif Ngrupit.

Setelah rangkaian sambutan selesai, acara dilanjutkan dengan prosesi penyerahan kenang-kenangan dari mahasiswa Magang 2 Kelompok 78 UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo kepada MI Ma’arif Ngrupit. Kenang-kenangan tersebut diserahkan oleh perwakilan mahasiswa melalui Dosen Pembimbing Magang, Ibu Rahmi Faradisya Ekapti, M.Pd., kepada Kepala MI Ma’arif Ngrupit, Ibu Elis Sri Winaroh, S.Pd.

Prosesi ini menjadi simbol penghargaan, rasa terima kasih, dan kenangan atas kebersamaan yang telah terjalin selama pelaksanaan magang. Lebih dari sekadar pemberian cendera mata, momen tersebut mencerminkan eratnya hubungan silaturahmi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan madrasah dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Bapak Putra David Mahendra, S.Pd.I. Doa bersama dipanjatkan sebagai ungkapan syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan sekaligus harapan agar ilmu, pengalaman, dan pengabdian yang telah dijalani membawa manfaat serta keberkahan bagi semua pihak.

Setelah doa selesai, MC menutup acara secara resmi. Seluruh peserta kemudian mengikuti sesi foto bersama sebagai dokumentasi sekaligus kenang-kenangan atas kebersamaan yang telah terjalin selama 40 hari.

Berakhirnya kegiatan Magang 2 Kelompok 78 UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo di MI Ma’arif Ngrupit bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari perjalanan panjang untuk mengamalkan ilmu dan mengembangkan diri sebagai calon pendidik.

Pengalaman selama 40 hari di lingkungan madrasah diharapkan mampu menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam membangun kompetensi pedagogik, sosial, profesional, dan kepribadian. Berbagai pengalaman, tantangan, serta interaksi dengan guru dan peserta didik menjadi pembelajaran nyata yang tidak selalu diperoleh melalui perkuliahan di ruang kelas.

Keluarga besar MI Ma’arif Ngrupit menyampaikan terima kasih kepada seluruh mahasiswa Magang 2 Kelompok 78 dan Dosen Pembimbing Magang UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo atas kerja sama, semangat, dan kontribusi yang telah diberikan selama kegiatan berlangsung.

Semoga silaturahmi yang telah terjalin tetap terjaga, ilmu yang diperoleh menjadi ilmu yang bermanfaat, dan seluruh mahasiswa diberikan kemudahan dalam menyelesaikan studi serta meraih cita-cita menjadi pendidik yang amanah, profesional, dan penuh keikhlasan.

Terima kasih atas kebersamaan dan pengabdiannya. Sampai jumpa di kesempatan berikutnya. Semoga langkah pengabdian ini menjadi awal dari lahirnya generasi pendidik yang menginspirasi dan membawa kebermanfaatan bagi umat, bangsa, dan negara.

Tim Media MI Ma’arif Ngrupit

Berita Terkait