Ponorogo, 14 Februari 2026 – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Pendopo Kabupaten Ponorogo pada Sabtu, 14 Februari 2026. Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo menyelenggarakan kegiatan Wisuda Tahfidz sebagai bentuk apresiasi kepada para generasi Qur’ani yang telah berhasil menghafalkan Al-Qur’an mulai dari 1 juz hingga 30 juz.
Tahun ini, program Wisuda Tahfidz diikuti oleh 3.015 peserta yang berasal dari berbagai jenjang pendidikan, yaitu MI, MTs, dan MA Negeri maupun Swasta se-Kabupaten Ponorogo. Ribuan siswa tersebut menjadi bukti nyata semangat dalam membumikan Al-Qur’an di lingkungan madrasah serta komitmen kuat dunia pendidikan Islam dalam mencetak generasi yang berakhlak mulia dan berlandaskan nilai-nilai Qur’ani.
Kegiatan istimewa ini dihadiri oleh Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, Kapolres Ponorogo, Dandim Ponorogo, serta Plt Kepala Kemenag Ponorogo, Muh. Tohari, S.Ag., M.H. Kehadiran para pejabat daerah tersebut menjadi bukti nyata dukungan pemerintah terhadap pendidikan keagamaan dan pembinaan karakter generasi muda melalui Al-Qur’an.

Di antara ribuan peserta tersebut, delapan siswa terbaik dari MI Ma’arif Ngrupit turut diwisuda sebagai hafidz dan hafidzah. Mereka adalah:
-
Ananda Zahra Almira Pramono (Kelas IV B)
-
Ananda Kahiyang Pelangi (Kelas VI A)
-
Ananda Kalila As Sahla Prasmadani (Kelas V B)
-
Ananda Khaira Fayyola Nadhifa (Kelas IV A)
-
Ananda Luthfia Munawaroh (Kelas IV B)
-
Ananda Cassandra Saafia Insyira Qatrunnada (Kelas V A)
-
Ananda Aisyah Farhana Asy-Syakira (Kelas V B)
-
Ananda Najwa Latifatuz Zahra (Kelas V A)
Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar MI Ma’arif Ngrupit. Dengan penuh semangat, kedisiplinan, dan ketekunan, para siswa telah menunjukkan bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk mencintai, memahami, dan menghafalkan Kalamullah.
Dalam sambutannya, Lisdyarita menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada seluruh wisudawan dan wisudawati tahfidz.
“Sebanyak 3.015 peserta dari MI, MTs, dan MA Negeri maupun Swasta hari ini membuktikan bahwa Ponorogo memiliki generasi Qur’ani yang luar biasa. Menghafalkan Al-Qur’an adalah prestasi yang sangat mulia. Kami berharap hafalan ini tidak hanya berhenti di lisan, tetapi juga tercermin dalam akhlak dan perilaku sehari-hari,” tutur beliau.
Beliau juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Ponorogo akan terus mendukung program-program keagamaan yang mampu membentuk karakter generasi muda yang berakhlakul karimah, berintegritas, dan berdaya saing.
Kepala MI Ma’arif Ngrupit, Ibu Elis Sri Winaroh, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian para siswa.
“Kami sangat bersyukur dan bangga. Di antara 3.015 peserta yang diwisuda hari ini, delapan di antaranya adalah siswa MI Ma’arif Ngrupit. Ini merupakan hasil sinergi antara siswa, guru, dan orang tua dalam membimbing ananda untuk mencintai dan menghafalkan Al-Qur’an. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus meningkatkan semangat belajar dan menjaga hafalannya,” ungkap beliau.
Beliau juga berharap program tahfidz di MI Ma’arif Ngrupit dapat terus berkembang dan melahirkan lebih banyak generasi Qur’ani di masa mendatang. Wisuda Tahfidz ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen pendidikan madrasah di Kabupaten Ponorogo. Dengan jumlah peserta mencapai 3.015 siswa dari berbagai jenjang, kegiatan ini menunjukkan bahwa madrasah mampu melahirkan generasi yang unggul dalam akademik sekaligus kuat dalam spiritualitas. Semoga delapan siswa MI Ma’arif Ngrupit yang telah diwisuda menjadi inspirasi bagi teman-temannya dan terus menjaga hafalan Al-Qur’an sebagai bekal kehidupan dunia dan akhirat. Ibu Elis Sri Winaroh, S.Pd. juga mengucapkan banyak terimakasih kepada Ibu Ria Sukmayani, Al-Hafidzoh yang menjadi pembimbing Al-Qur’an di MI Ma’arif Ngrupit, pungkas beliau.