Tanamkan Budaya Saling Menghargai Sejak Dini, MI Ma’arif Ngrupit Hadirkan Sosialisasi Anti Bullying pada Hari Kelima MATAMUDA 2026

Ngrupit, Jumat (17/7/2026) – Tawa ceria dan semangat belajar tampak menghiasi lingkungan MI Ma’arif Ngrupit pada pelaksanaan hari kelima MATAMUDA (Masa Ta’aruf Murid Madrasah) Tahun Ajaran 2026/2027. Tidak hanya mengenalkan lingkungan madrasah, kegiatan kali ini menjadi momentum penting untuk menanamkan karakter, kepedulian, dan rasa saling menghargai kepada peserta didik melalui Sosialisasi Anti Bullying.

Sejak pagi, seluruh murid kelas 1 hingga kelas 6 memulai aktivitas dengan Pembiasaan yang telah menjadi budaya di MI Ma’arif Ngrupit. Tepat pukul 07.00–07.30 WIB, para murid melaksanakan Sholat Dhuha Berjamaah, berdoa bersama, dan mengaji. Kegiatan tersebut menjadi ikhtiar madrasah dalam membentuk pribadi yang religius sekaligus membiasakan peserta didik mengawali hari dengan ibadah dan doa.

Usai pembiasaan, peserta didik kembali ke kelas masing-masing. Murid kelas 1 mengikuti Game Edukatif yang dipandu oleh Ibu Nurlaili Mahmudah, S.Pd.I dan Ibu Mar’atul Chasanah, S.Pd. Melalui permainan yang penuh keceriaan, anak-anak diajak melatih keberanian, kerja sama, serta membangun rasa percaya diri sehingga suasana belajar terasa lebih menyenangkan dan akrab.

Puncak kegiatan hari kelima adalah Sosialisasi Anti Bullying yang diikuti oleh 180 peserta didik kelas 1 sampai kelas 4. Kegiatan dibagi menjadi dua sesi, yaitu 88 murid kelas 1 dan 2 pada sesi pertama, serta 92 murid kelas 3 dan 4 pada sesi kedua.

Sosialisasi menghadirkan Ibu Ufti Rosyidatun Nisa’, M.Psi., Psikolog, Dosen Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, sebagai narasumber. Dengan penyampaian yang komunikatif dan penuh kehangatan, beliau mengajak peserta didik memahami bahwa bullying tidak hanya berupa tindakan fisik, tetapi juga dapat berupa ejekan, hinaan, pengucilan, maupun perkataan yang menyakiti hati teman.

Yang membuat kegiatan ini semakin berkesan adalah cara penyampaian materi yang sangat interaktif. Melalui permainan, tanya jawab, simulasi sederhana, dan berbagai contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, para murid tampak antusias mengikuti setiap sesi. Mereka tidak hanya mendengarkan, tetapi juga aktif berdiskusi, mengemukakan pendapat, serta belajar menyampaikan perasaan dengan cara yang baik. Suasana yang hangat dan menyenangkan membuat materi lebih mudah dipahami sekaligus meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta didik.

Selama kegiatan berlangsung, seluruh wali kelas turut mendampingi peserta didik agar mereka merasa nyaman dan percaya diri dalam mengikuti setiap sesi. Kepala MI Ma’arif Ngrupit, Ibu Elis Sri Winaroh, S.Pd., juga hadir mendampingi secara langsung sebagai bentuk kepedulian dan komitmen madrasah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah anak.

Dalam sambutannya, Ibu Elis Sri Winaroh, S.Pd. menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari karakter yang dimiliki peserta didik.

“Kami ingin setiap anak datang ke madrasah dengan hati yang gembira, merasa aman, dihargai, dan memiliki banyak teman. Tidak boleh ada ruang bagi perundungan di lingkungan MI Ma’arif Ngrupit. Semoga kegiatan ini menjadi bekal bagi anak-anak untuk membangun sikap saling menghormati, saling menyayangi, dan bersama-sama menciptakan madrasah yang ramah anak serta penuh kasih sayang.”

Sementara itu, Ibu Ufti Rosyidatun Nisa’, M.Psi., Psikolog, mengajak seluruh peserta didik untuk menjadi pribadi yang berani menyebarkan kebaikan.

“Setiap anak memiliki hak untuk merasa aman dan bahagia di sekolah. Mulailah dari hal sederhana, seperti berbicara dengan sopan, tidak mengejek teman, menghargai perbedaan, serta berani membantu teman yang membutuhkan. Jadilah pelopor kebaikan, karena satu tindakan baik dapat menciptakan lingkungan belajar yang penuh rasa aman dan saling menghargai.”

Melalui kegiatan ini, MI Ma’arif Ngrupit kembali menegaskan bahwa MATAMUDA bukan sekadar kegiatan pengenalan lingkungan madrasah, tetapi juga menjadi ruang untuk menanamkan nilai-nilai karakter, empati, dan kepedulian sosial kepada peserta didik sejak hari pertama mereka belajar.

Dengan semangat “Unggul IMTAQ, Cerdas IPTEK, Peduli Lingkungan,” MI Ma’arif Ngrupit berharap seluruh peserta didik tumbuh menjadi generasi yang berakhlakul karimah, berprestasi, saling menghormati, serta mampu menjadi agen kebaikan di mana pun mereka berada.

Tim Media MI Ma’arif Ngrupit

Berita Terkait