Siswa Kelas 6B MI Ma’arif Ngrupit Belajar Langsung Praktik Fiqih Penyembelihan Hewan

Ngrupit, 3 November 2025 – Suasana halaman MI Ma’arif Ngrupit pagi ini tampak berbeda dari biasanya. Siswa-siswi kelas 6B dengan penuh semangat mengikuti kegiatan praktik fiqih penyembelihan hewan yang dibimbing langsung oleh guru fiqih mereka, Bapak M. Latif Nahrowi, M.Pd.I.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran fiqih yang bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada siswa tentang tata cara penyembelihan hewan sesuai dengan syariat Islam. Hewan yang disembelih pada praktik kali ini adalah ayam, yang telah disiapkan oleh pihak madrasah untuk keperluan pembelajaran.

Sebelum praktik dimulai, Bapak Latif terlebih dahulu memberikan penjelasan teori mengenai syarat-syarat hewan yang boleh disembelih, adab dan doa penyembelihan, serta alat yang digunakan agar sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW. Para siswa menyimak dengan antusias, bahkan beberapa di antara mereka aktif bertanya tentang hal-hal yang belum mereka pahami.

Setelah penjelasan teori, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi langsung penyembelihan ayam. Dengan hati-hati, Bapak Latif menunjukkan tata cara penyembelihan yang benar — mulai dari membaca basmalah, memastikan arah kiblat, hingga cara memotong urat nadi hewan dengan cepat dan tidak menyakitinya. Para siswa tampak memperhatikan dengan seksama proses tersebut. Suasana hangat dan penuh kebersamaan pun terasa sepanjang kegiatan berlangsung.

Dalam wawancaranya, Bapak M. Latif Nahrowi, M.Pd.I menyampaikan bahwa kegiatan praktik ini diadakan agar siswa tidak hanya memahami fiqih secara teori, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Anak-anak perlu memahami bahwa penyembelihan hewan bukan sekadar memotong, tetapi ada nilai ibadah dan adab yang harus dijaga. Dengan praktik langsung, mereka bisa belajar dengan lebih bermakna,” ungkap beliau.

Kegiatan ini mendapatkan apresiasi positif dari para siswa dan pihak sekolah. Kepala MI Ma’arif Ngrupit, Ibu Elis Sri Winaroh, S.Pd. juga berharap agar kegiatan semacam ini terus dilaksanakan setiap tahun karena memberikan pengalaman berharga bagi peserta didik. Dengan berakhirnya kegiatan praktik fiqih ini, diharapkan siswa kelas 6B tidak hanya memahami konsep penyembelihan secara benar, tetapi juga menanamkan nilai keikhlasan, tanggung jawab, dan rasa syukur atas nikmat Allah SWT.

Berita Terkait