Ponorogo, 13 September 2025 — Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ma’arif Ngrupit turut berpartisipasi dalam kegiatan Diseminasi Materi Diklat Literasi yang diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Ponorogo. Kegiatan yang digelar pada Sabtu, 13 September 2025 di Gedung Graha PCNU Ponorogo ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-96 LP Ma’arif NU.
Acara tersebut diikuti oleh perwakilan guru lembaga pendidikan Ma’arif se-Kabupaten Ponorogo. Perwakilan MI Ma’arif Ngrupit yang ikut kegiatan tersebut adalah Ibu Afroyina Zulfa, S.Pd. Fokus utama kegiatan ini adalah memperkuat budaya literasi di lingkungan madrasah serta meningkatkan kompetensi guru dalam menerapkan pembelajaran berbasis literasi yang kreatif, menyenangkan, dan sesuai dengan karakter peserta didik.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pemaparan materi mengenai konsep dasar literasi, strategi pembelajaran literasi inovatif, konsep dan praktik pengembangan buku berjenjang, pendekatan pembelajaran deep learning, integrasi teknologi dan kecerdasan buatan (AI) dalam literasi.
Kepala MI Ma’arif Ngrupit, Ibu Elis Sri Winaroh, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. “Kami merasa kegiatan diseminasi ini sangat bermanfaat. Literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga membangun cara berpikir kritis, kreatif, dan bernalar. Kami akan berupaya menerapkan hasil kegiatan ini untuk menciptakan budaya literasi yang hidup di MI Ma’arif Ngrupit,” ujarnya.

Sebelum pemaparan materi, Ketua PC LP Ma’arif NU Ponorogo, Dr. Basuki, M.Ag menyampaikan sambutan yang menekankan pentingnya dua karakter utama bagi seorang guru, yaitu al-Qawiyy (kompeten) dan al-Amīn (amanah), sebagaimana termaktub dalam Al-Qur’an surat Al-Qashash ayat 26:
“Sesungguhnya orang yang paling baik yang kamu ambil untuk bekerja (kepada kita) ialah orang yang kuat lagi dapat dipercaya (ٱلْقَوِيُّ ٱلْأَمِينُ).”
Beliau berharap agar para guru LP Ma’arif NU Ponorogo dapat menjadi pribadi yang kompeten dan amanah dalam menerapkan pembelajaran berbasis literasi di abad 21.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, MI Ma’arif Ngrupit berkomitmen untuk terus mengembangkan program-program literasi yang berkelanjutan. Madrasah juga mengajak seluruh warga sekolah—guru, siswa, dan orang tua—untuk bersama-sama menumbuhkan budaya membaca dan menulis dalam kehidupan sehari-hari.
“Mari jadikan literasi sebagai bagian dari keseharian kita, agar madrasah semakin maju dan peserta didik tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing tinggi,” pungkas Kepala Madrasah.