MI Ma’arif Ngrupit Ikuti Diseminasi Materi Diklat Big Data & Data Science dalam Rangka Harlah LP Ma’arif NU ke-96

Ponorogo, 1 Oktober 2025 — Dalam semangat menuju pendidikan berbasis teknologi dan data, Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ma’arif Ngrupit mengikuti kegiatan Diseminasi Materi Diklat Big Data & Data Science yang diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Ponorogo. Acara ini digelar pada Rabu, 1 Oktober 2025 di Gedung Graha PCNU Ponorogo, sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-96 LP Ma’arif NU.

Kegiatan diseminasi ini diikuti oleh para guru, dan tenaga pendidik dari lembaga pendidikan Ma’arif se-Kabupaten Ponorogo. MI Ma’arif Ngrupit diwakili oleh Bapak M. Latif Nahrowi, M.Pd.I dan Bapak Andhika Nur Akbar Pratama, S.Pd. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan wawasan baru tentang pentingnya pengelolaan data dan pemanfaatan big data dalam pengambilan keputusan di bidang pendidikan, serta memperkenalkan konsep data science sebagai salah satu keterampilan masa depan yang relevan bagi dunia pendidikan modern.

Para narasumber menjelaskan bagaimana big data dapat digunakan untuk menganalisis perkembangan belajar siswa, mengevaluasi efektivitas pembelajaran, serta merancang strategi pengajaran yang lebih tepat sasaran. Peserta juga diajak memahami dasar-dasar data science seperti pengumpulan, pengolahan, dan interpretasi data pendidikan menggunakan alat dan platform digital yang mudah diakses.

Kepala MI Ma’arif Ngrupit, Ibu Elis Sri Winaroh, S.Pd., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. “Pemahaman tentang big data dan data science sangat penting untuk menjawab tantangan pendidikan era digital. Kami di MI Ma’arif Ngrupit siap belajar dan beradaptasi agar pengelolaan data pendidikan bisa lebih efektif dan berdampak nyata,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Ketua PC LP Ma’arif NU Ponorogo, Dr. Basuki, M.Ag.,menekankan pentingnya penguasaan teknologi data bagi guru di era digital. “Big Data dan Data Science bukan hanya kebutuhan dunia industri, tetapi juga dunia pendidikan. Dengan menguasai analisis data, guru akan mampu membaca pola belajar siswa, merancang pembelajaran yang lebih tepat, serta meningkatkan mutu pendidikan berbasis data,” ujarnya.

Dengan mengikuti kegiatan ini, MI Ma’arif Ngrupit menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam bidang pendidikan berbasis data. Madrasah bertekad memanfaatkan teknologi digital dan analisis data untuk meningkatkan mutu pembelajaran serta pelayanan pendidikan kepada masyarakat.

“Semoga melalui pemahaman big data dan data science, madrasah kita semakin siap menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21 dengan tetap berlandaskan nilai-nilai ke-NU-an,” pungkas Kepala Madrasah.

Berita Terkait