Halal Bihalal MI Ma’arif Ngrupit, Menghilangkan Luka Hati melalui Silaturahmi

Idul fitri 1446 Hijriyah menjadi momentum perayaan untuk menyambung silaturahmi antar sesama. Idul fitri diartikan sebagai momen mensucikan diri dengan saling memaafkan antar saudara umat muslim. Untuk itu, keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah Ma’arif Ngrupit menggelar halal bi halal yang dibranding dengan judul kegiatan Open Madrasah MI Ma’arif Ngrupit dalam rangka mempererat hubungan silaturahmi keluarga besar MI Ma’arif Ngrupit mulai dari bapak ibu guru, siswa dan wali murid, Rabu 09 April 2025 bertempat di kelas 4 MI Ma’arif Ngrupit.

Kegiatan open madrasah MI Ma’arif dimulai pada pukul 07.30 WIB, dengan pembagian waktu kedatangan yang berbeda di setiap kelas. Pembagian kehadiran setiap kelas adalah sebagai berikut :

  1. Kelas 1 : 07.30 WIB – 08.00 WIB
  2. Kelas 2 : 08.00 WIB – 08.30 WIB
  3. Kelas 3 : 08.30 WIB – 09.00 WIB
  4. Kelas 4 : 09.00 WIB – 09.30 WIB
  5. Kelas 5 : 09.30 WIB – 10.00 WIB
  6. Kelas 6 : 10.00 WIB – 10.30 WIB

 

Rohmad Abidin, selaku koordinator bidang keagamaan MI Ma’arif Ngrupit menyampaikan bahwasanya inti dari halal bi halal idul fitri ini adalah memperbanyak kawat atau tali silaturahmi. Tujuannya adalah untuk menghapuskan setiap dosa yang diperbuat, utamanya hubungan dengan sesama manusia.

“Karena menyembuhkan luka itu sulit. Ibarat menancapkan paku di kayu dan mencabutnya. Lubang tersebut tidak akan mudah tertutup kembali,” ucapnya.

Kegiatan open madrasah ini berjalan dengan lancar dan penuh khidmat, yang dimana seluruh bapak ibu guru, siswa dan wali murid saling bertemu dan juga berjabatan tangan, bertukar kabar, bercanda ria satu dengan lainnya.

Terakhir, Elis Sri Winaroh selaku Kepala MI Ma’arif Ngrupit berpendapat bahwa halal bi halal memberikan cermin adat kemanusiaan yang dijunjung tinggi di atas segala perbedaan dan kepentingan. Silaturahmi atau menyambung hubungan dengan istilah halal memberikan inspirasi mengatasi persoalan dan membuat suasana hangat. Hal itu juga menjadi kunci membuka pintu rezeki halal dan thayyib.

Sementara idul fitri atau fitrah sendiri memiliki makna penting yaitu atau al khair (baik dan benar dalam keilmuan) yang digunakan untuk menjalankan tugas maupun kehidupan kemanusiaan kita dihadapan Allah.

Editor : Admin Website MI Ma’arif Ngrupit

Berita Terkait